Pertemuan Singkat
|
D
|
isebuah Sekolah yang sedang menjalankan sebuah ulangan yang
mewajibkan siswa kelas VIII duduk sebangku dengan siswa kelas VII.Dari situlah
awal perjumpaan aku dan dia bertemu. Dalam seminggu aku dan dia selalu
berjumpa. Aku dan dia tidak sebangku,tapi anehnya dia selalu meminta tisu dan
selalu tersenyum aneh tehadap aku. Aku pun kesal terhadap sikap dia yang selalu
tersenyum tanpa ada sebab terhadapku.
‘’Dek,dia
itu kenapa sih senyum-senyum gak jelas sama aku. Dia itu idiot ya dek ?’’tanyaku
kepada adek kelas yang duduk disampingku.’’Dia itu orangnya aneh kak’’jawab
adek kelas itu. Aku ingin memberi tahu dia bahwa kelakuan dia terhadap aku itu
membuat aku kesal,tapi aku tidak tega mengatakan itu kepada dia.Setelah tau
sikap dia yang seperti orang idiot itu aku tidak heran kalau dia bersikap aneh
terhadap aku. Di ulangan-ulangan selanjutnya pun aku sudah tidak heran lagi
kalo dia bersikap yang sama seperti yang sebelumnya. Ulangan demi ulangan
terlewatkan dan sampe akhirnya aku dan dia berpisah karena sudah kenaikan
kelas.
Dari
perjumpaan itu membuahkan hasil yang tanpa disangka-sangka aku dan dia menjadi
dekat. Sebelumnya aku tidak tahu kalau dia itu ada dicontact bbm aku,dan karena
aku orangnya iseng aku pun mengechat dia.’’hai,ini anak 77 yang suka mintain
gue tisu ya?’’tanya aku kepada dia.’’hai jugaJiya ini aku kan’’jawab dia. Dia pun
membalas chat aku dengan senyuman. Karena sering bbman dengan dia,aku pun
merasa nyaman terhadap dia. Dia selalu
memberikan senyuman walaupun tidak secara langsung,perhatian dan baik
terhadap aku. Aku pun luluh karena kelakuan dia terhadapku. Padahal sebelumnya
aku berfikir,mana mungkin aku bisa suka sama orang idiot kayak dia.
Hari demi
hari aku lalui dengan keceriaan bersama dia yang selalu ada disaat aku sedang
sedih dan selalu menemani aku disaat aku kesepian. Sampai pada akhirnya aku dan
dia saling mengatakan ‘’CINTA’’. Bahwa aku dan dia saling menyukai dan
menyayangi. Aku tidak menyangka kalau diapun punya rasa yang sama seperti aku
terhadap dia. Tapi hari-hari aku dengan dia tidak semulus percintaan aku dengan
dia. Ada saja orang-orang yang ingin merusak hubungan aku dengan dia.
Ya..walaupun aku mengerti hubungan aku
dengan dia itu memang tidak jelas. Setidaknya mereka mengerti dan
mendukung hubunganku dengan supaya menjadi jelas dan bukan malah sebaliknya.
Aku dan dia
berfikir kalo ini memang jalan kita berdua untuk menjadi lebih kuat dalam
menghadapi cobaan yang ada. Walaupun banyak sekali cobaan,hubungan aku dengan
dia tetap berjalan dengan baik. Kebetulan juga kelas aku dan dia
bersebelahan,dan sesekali ketika pulang sekolah aku dan dia bertemu dan
berbicara berdua. Biarkan orang lain mengatakan apa tentang hubungan kita
berdua,toh aku dan dia yang menjalankan hubungan ini bukan mereka yang hanya
melihat aku dan dia dari sebelah mata saja tanpa tahu bagaimana perjuangan aku
dan dia dalam menjalani hubungan ini.
Hubungan
ini pun tetap berlanju
Tidak ada komentar:
Posting Komentar